Langsung ke konten utama

Postingan

Postingan terbaru

Jumlah Masyarakat Terkonfirmasi Covid-19 Semakin Melonjak di Sukoharjo

  sumber : covid19.go.id  Sudah hampir setahun lebih Indonesia dilanda wabah virus corona. Hasil data dari kompas.com pada tanggal 26 Desember 2020, pasien yang terpapar virus corona bertambah 6.740 sehingga menjadi 706.837 orang yang terpapar saat ini. Namun pasien   yang sembuh juga bertambah 6.324 sehingga menjadi 576.693 orang yang berhasil sembuh dari virus corona. Dengan data tersebut, terjadi kenaikan yang terkonfirmasi positif virus corona di Kabupaten Sukoharjo, Jawa tengah yaitu 2.653 orang.   Dari data tersebut, yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 225. Sebanyak 165 melakukam rawat inap di rumah sakit. Sebanyak 143 meninggal dunia. Dan sebanyak 2.120 sudah sembuh dan selesai melakukan isolasi mandiri. Terjadinya lonjakan tersebut menyebabkan status di Kabupaten Sukoharjo menjadi zona merah yang semakin panjang. Lonjakan tersebut dikarenakan masyarakat banyak yang melanggar protokol kesehatan ketika berada di luar rumah. Banyak yang tidak memakai mas...
  Masita Dimsum.. dimsum kekinian di Sukoharjo Foto dokumentasi pribadi Bisnis kuliner memang banyak digeluti masyarakat. Salah satu kuliner makanan yang sangat diminati masyarakat Indonesia saat ini yaitu dimsum. Dimsum merupakan makanan tradisional China yang rasanya sangat lezat. Dimsum terbuat dari kulit pangsit yang diisi dengan ayam dan udang cincang yang diatasnya diberi berbagai topping, seperti jamur, parutan wortel, dan lainnya. Di Sukoharjo terdapat beberapa penjual kuliner dimsum. Salah satu kuliner dimsum terkenal di Sukoharjo yaitu Masita Dimsum. Dimsum ini dijual menggunakan gerobak potable di pinggir jalan dan baru melakukan grand opening di Sukoharjo pada 19 September 2020. Masita Dimsum   beralamatkan di Jl. Veteran 12 atau timur batik wahyu kembar. Lokasinya sangat strategis karena berdekatan juga dengan alun-alun Satya Negara Sukoharjo. Banyak masyarakat Sukoharjo yang antusias dengan kehadiran Masita Dimsum ini. Meski Masita Dimsum ini buka mulai puk...
  Coffee Shop Trend di Kalangan Anak Muda Sumber : Vina Noviana Kemunculan coffee shop membuat kalangan anak muda secara massal menjadi penikmat kopi dadakan. Apalagi jaman yang semakin modern ini, coffee shop menjadi incaran kalangan anak muda untuk mengisi waktu luang atau bersantai dengan teman-temannya. Tentunya di dalam coffee shop sendiri menyajikan berbagai ragam kopi dan ada juga berbagai makanan ringan. coffee shop yang lagi trend sekarang memang menyajikan konsep yang sangat kreatif. Tujuannya untuk pelanggan agar mendapatkan suasana baru dan tempat yang nyaman. coffee shop bukan hanya tempat untuk berbincang dengan teman-teman, tetapi juga tempat untuk mengerjakan tugas, rapat, dan juga menonton pertunjukkan musik. Pengunjung coffee shop memang mayoritas adalah kalangan anak muda. Perkembangan Coffee Shop Pada tahun 1475 sebenarnya sudah ada coffee shop yang berdiri di Kiva Han, Konstantinopel. Kopi-kopi yang dijual juga berasal dari negara tersebut. Lalu coffee sh...

Feature News

WARUNG TEMPOE DOLOE  Oleh Sekaringtyas Utamayanti Warung Makan Ibu Hj. S. Rasiman Seiring berkembangnya zaman, banyak warung makan baru yang menyita perhatian para remaja hingga orang tua. Warung makan yang di desain dengan sedemikian rupa untuk menarik perhatian pelanggannya. Mulai dari tempatnya hingga menu-menunya yang berbeda dari tempat yang lain. Tetapi, di Semarang masih ada salah satu warung tempoe doloe yang hingga saat ini masih buka. Warung   tersebut bernama “Warung Makan Ibu Hj. S. Rasiman”. Warung Makan Ibu Hj. S. Rasiman yang beralamatkan di Jalan Cinde Barat 1/ 26, Semarang, Jawa Tengah ini buka pukul 06.30-17.00. Warung yang berdiri sejak tahun 1964 ini memiliki berbagai macam menu masakan jawa seperti soto, opor, pecel,   gule, nasi rames, dan garang asem. Sedangkan menu terfavorit di Warung Makan Ibu Hj. S. Rasiman ini adalah garang asem. Berdasarkan hasil wawancara saya dengan cucu pemilik warung yaitu Bu Sar, “Bahwa garang asem sebenarnya makanan k...

Pandemi Virus Corona, Siswa Belajar di Rumah Aja

Pandemi Virus Corona, Siswa Belajar di Rumah Aja Sekaringtyas Utamayanti Selasa, 14 Juli 2020 14.37 WIB Foto blog pribadi – Siswi SMA belajar di rumah BENDOSARI, KABUPATEN SUKOHARJO – Pandemi virus corona masih melanda Indonesia hingga saat ini. Hal itu menyebabkan siswi SMA kelas XI belajar di rumah aja (13/07/20). Mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh gurunya, lalu meng upload ke whatsapp grup. Sudah lebih dari tiga bulan virus corona melanda Indonesia. Di Sukoharjo pun hingga kini masih berada di zona merah. Hal itu menyebabkan siswa harus belajar di rumah. Bahkan saat ini sudah memasuki tahun ajaran baru, siswa tetap masih belajar di rumah. Untuk memudahkan pembelajaran, guru menggunakan aplikasi whatsapp grup untuk memberikan tugas-tugas kepada siswa. “Iya sekarang masih online. Karena sekolahnya online, jadi gurunya ngasih tugas lewat whatsapp, ” ujar Dyah, salah satu siswi SMA di Sukoharjo. Siswa juga mengerjakan tugas-tugas yang...
Lebaran Online #DirumahAja Oleh : Sekaringtyas Utamayanti Lebaran atau Idulfitri menurut KBBI adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal setelah selesai menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan. Di Indonesia, lebaran biasanya menjadi tradisi untuk pulang kampung dan bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Ketika sanak saudara tidak berada di satu kota yang sama, lebaran merupakan salah satu kesempatan untuk berkumpul bersama. Namun, berbeda dengan lebaran tahun ini yang tidak bisa mudik ke kampung halaman dikarenakan adanya pandemi Covid-19.  Sholat Ied yang biasanya dilakukan di halaman Universitas Bangun Nusantara, sekarang hanya bisa dilakukan di komplek perumahan saja. Biasanya di hari pertama lebaran ada kakak saya di rumah, sekarang lebaran pertama hanya ada saya dan orang tua saja di rumah. Dikarenakan selama masa pandemi Covid-19, pemerintah melarang untuk pulang kampung dan menganjurkan untuk #DirumahAja. Saudara yang jauh, tid...