Langsung ke konten utama

Olahraga di Masa Pandemi Covid-19 Ala Ibu-Ibu Perumahan


Tubuh sehat dan bugar hingga usia lanjut bisa didapatkan salah satunya dengan berolahraga. Terlebih di masa adaptasi kebiasaan baru akibat pandemi Covid-19 ini, kegiatan fisik ini menjadi salah satu yang tetap digaungkan para pakar kesehatan. Masa-masa sulit seperti sekarang ini, masyarakat dituntut untuk menjaga kesehatannya yang dapat dilakukan dengan rutin berolahraga.

 

Salah satu olahraga yang lagi trend yaitu zumba. Zumba merupakan latihan kebugaran yang gerakannya terdiri dari perpaduan tarian salsa dan gerakan tari latin. Gerakan latihan ini juga menyisipkan koreografi senam aerobik, sehingga terkesan seperti olahraga sambil menari. Kegiatan ini diiringi dengan alunan musik yang asyik, sehingga membuat kegiatan olahraga ini lebih menarik hati.

 

Seperti yang dilakukan oleh ibu-ibu di perumahan Jombor Permai Sukoharjo. Setiap seminggu sekali di balai Perumahan Jombor Permai, ibu-ibu ini meluangkan waktunya untuk mengikuti senam zumba. Senam ini diawali dengan ide dari salah satu pecinta senam zumba, Mbak Ana. “Saya sangat senang dengan zumba, sehingga saya berfikiran untuk mengajak ibu-ibu disini berlatih senam zumba,” ungkapnya pada (20/01).

 

Sebenarnya Mbak Ana ini seorang pengusaha, namun ia sangat menyukai zumba. Sudah lumayan lama ia mulai aktif mengikuti pelatihan zumba di ­Zumba Education Specialist (ZES). Hingga akhirnya kini ia menjadi instruktur zumba, ia tidak menyia-nyiakan itu semua. Mbak Ana mulai mengajak ibu-ibu dari berbagai kalangan, seperti ibu rumah tangga dan pegawai kantoran untuk mengikuti senam zumba yang diadakannya.

 

Mbak Ana ini sangat aktif mengikuti keorganisasian ibu-ibu di desa Jombor. Karena kepribadiannya yang sangat ramah, humble, dan ceria, Mbak Ana memanfaatkan keaktifannya di dalam organisasi ibu-ibu tingkat RT, RW atau bahkan kelurahan tersebut. Jadi, ketika sedang ada pertemuan rutin ibu-ibu, Mbak Ana ini selalu mengajak ibu-ibu yang lain untuk mengikuti zumba. Jadi, tidak hanya di Perumahan Jombor Permai saja, namun Mbak Ana juga melatih di daerah Jombor lainnya. “Memang idenya sudah dari dulu ya, jadi ya langsung. Ibu-ibu dari berbagai kalangan boleh ikut. Saya mengajaknya lewat rapat-tapat RT atau RW bahkan kelurahan,” pungkasnya.

 

Kegiatan senam zumba ini diikuti oleh sebagian kecil ibu-ibu Perumahan Jombor Permai. Untuk mengikuti zumba yang dilatih Mbak Ana ini, ibu-ibu cukup membayar dengan Rp. 10.000,. saja. Agar lebih memikat minat ibu-ibu, Mbak Ana selalu menyediakan doorprize pada setiap pertemuan. Jadi, selain berolahraga agar tubuh sehat, juga menyenangkan hati karena adanya doorprize yang setiap harinya berbeda-beda isinya.

 

“Meskipun segitu saja, tetap bersyukur. Yang penting ibu-ibu mau diajak berolahraga, itu saja saya sudah sangat senang. Saya juga memberikan doorprize yang menarik kok setiap pertemuan,” ungkapnya.

 

Kegiatan zumba ini dilakukan secara outdoor di balai pertemuan yang dimiliki Perumahan Jombor Permai tersebut. Meskipun dilakukan secara outdoor, kegiatan zumba ini tetap mematuhi protokol kesehatan. Ketika ibu-ibu menuju balai pertemuan, ibu-ibu wajib menggunakan masker. Lalu sesampainya di balai pertemuan harus mencuci tangan terlebih dahulu di tempat yang telah disediakan. Dan ketika zumba dilaksanakan, tetap berjaga jarak satu dengan yang lain.

 

Selain sebagai kegiatan olahraga, Mbak Ana juga memikirkan kegiatan ibu-ibu perumahan di masa pandemi ini. Harapan Mbak Ana agar ibu-ibu sehat selalu dan juga senang hatinya ketika mengikuti zumba ini. “Pokoknya saya ingin ibu-ibu tetap aktif dengan berolahraga dan juga tetap senang hatinya dengan berolahraga,” tutupnya.

 

Kegiatan yang dilakukan ibu-ibu di Perumahan Jombor Permai ini sangat bermanfaat untuk kesehatan. Selain itu juga membuat pikiran menjadi lebih fresh. Tetap dengan mematuhi protokol kesehatan, kegiatan ini perlu diacungi jempol karena sangat menginspirasi ibu-ibu yang lain agar tidak malas untuk berolahraga.


Penulis : Sekaringtyas Utamayanti (A310170065)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pencurian di Tengah Pandemi Virus Corona

Pencurian di Tengah Pandemi Virus Corona Sekaringtyas Jum'at, 01 Mei 2020 08:25 WIB Ilustrasi pencurian rumah (Foto: Edi Wahyono/detikcom) BENDOSARI, KABUPATEN SUKOHARJO -   Kasus pencurian kembali meruak di lingkungan masyarakat. Telah terjadi pencurian pada hari minggu (26/04/20) di Jombor, Bendosari, Sukoharjo. Polisi masih memburu pelaku karena belum diketahui keberadaannya. Melihat kondisi rumah korban, diduga pelaku melancarkan aksinya yaitu dengan mencongkel pintu rumah korban. Nam un, pelaku melakukan aksinya dengan sangat mulus. Hampir tidak terlihat tanda-tanda  congkelan  pada pintu rumah  tersebut. Menurut warga sekitar,  di dalam rumah tersebut terdapat dua orang yang sedang tidur. Pencurian terjadi sekitar minggu dini hari. Namun, korban baru menyadari pukul 03.15 WIB. Saat akan sahur, korban melihat kamarnya yang sudah berantakan. “Yang punya rumah ada kok, dua orang. Mereka sedang tidur. Bangun-bangun kamarnya sudah...

UTS Jurnalistik

UTS Daring (dalam jaringan) saat Pandemi Virus Corona (Covid-19) Adanya pandemi Virus Corona ini, menyebabkan banyak sekali dampak bagi masyarakat maupun bagi dunia. Selain berdampak pada perekonomian negara, Virus Corona juga berdampak pada dunia pendidikan. Pemerintah di banyak negara, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah telah mengeluarkan kebijakan yang harus ditaati oleh seluruh warga negara untuk meliburkan seluruh lembaga pendidikan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan meluasnya penularan Virus Corona. Saat ini di Indonesia, beberapa PTN (Perguruan Tinggi Negeri) maupun PTS (Perguruan Tinggi Swasta) mulai menerapkan kebijakan perkuliahan yang dilakukan dari jarak jauh yaitu perkuliahan secara online atau daring (dalam jaringan). Perkuliahan secara online atau daring (dalam jaringan) dapat dilaksanakan dengan memanfaatkan aplikasi pembelajaran online yang telah ada seperti schoology, edmodo, google classroom, zoom, dan sebagainya. Sekarang UM...

Feature News

WARUNG TEMPOE DOLOE  Oleh Sekaringtyas Utamayanti Warung Makan Ibu Hj. S. Rasiman Seiring berkembangnya zaman, banyak warung makan baru yang menyita perhatian para remaja hingga orang tua. Warung makan yang di desain dengan sedemikian rupa untuk menarik perhatian pelanggannya. Mulai dari tempatnya hingga menu-menunya yang berbeda dari tempat yang lain. Tetapi, di Semarang masih ada salah satu warung tempoe doloe yang hingga saat ini masih buka. Warung   tersebut bernama “Warung Makan Ibu Hj. S. Rasiman”. Warung Makan Ibu Hj. S. Rasiman yang beralamatkan di Jalan Cinde Barat 1/ 26, Semarang, Jawa Tengah ini buka pukul 06.30-17.00. Warung yang berdiri sejak tahun 1964 ini memiliki berbagai macam menu masakan jawa seperti soto, opor, pecel,   gule, nasi rames, dan garang asem. Sedangkan menu terfavorit di Warung Makan Ibu Hj. S. Rasiman ini adalah garang asem. Berdasarkan hasil wawancara saya dengan cucu pemilik warung yaitu Bu Sar, “Bahwa garang asem sebenarnya makanan k...