Pencurian di Tengah Pandemi Virus Corona
Sekaringtyas
Jum'at, 01 Mei 2020 08:25 WIB
Ilustrasi pencurian rumah (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Sekaringtyas
Jum'at, 01 Mei 2020 08:25 WIB
Ilustrasi pencurian rumah (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
BENDOSARI, KABUPATEN SUKOHARJO
- Kasus pencurian kembali meruak di lingkungan masyarakat. Telah terjadi
pencurian pada hari minggu (26/04/20) di Jombor, Bendosari, Sukoharjo.
Polisi masih memburu pelaku karena belum
diketahui keberadaannya. Melihat kondisi rumah korban, diduga pelaku
melancarkan aksinya yaitu dengan mencongkel pintu rumah korban. Namun, pelaku melakukan aksinya dengan sangat mulus.
Hampir tidak terlihat tanda-tanda congkelan pada pintu rumah tersebut.
Menurut warga sekitar, di dalam rumah tersebut terdapat dua orang yang sedang
tidur. Pencurian terjadi sekitar minggu dini hari. Namun, korban baru menyadari
pukul 03.15 WIB. Saat akan sahur, korban melihat kamarnya yang sudah
berantakan.
“Yang punya rumah
ada kok, dua orang. Mereka sedang tidur. Bangun-bangun kamarnya sudah
berantakan. Jadi, mereka tidak tahu kalau ada maling masuk.” Ujar salah satu warga
kampung tersebut via telepon, kamis
(30/04/2020) pukul 20.00 WIB.
Warga menduga
pelaku pencurian tersebut mempunyai ilmu hitam. Ilmu hitam adalah ilmu yang
identik dengan sihir dan bersifat jahat. Ilmu itu menjurus ke hal-hal yang
negatif. Sehingga, ketika melancarkan aksinya pencuri tersebut tidak meninggalkan
jejak.
“Sepertinya pelaku
mempunyai ilmu hitam untuk melancarkan aksinya. Jadi ya gitu, orang-orang pada
nggak tahu.” Ujar salah satu warga kemudian.
Adapun korban
pencurian yaitu Bapak Yuddi Santoso berusia 41 tahun yang tinggal di Kp. Walang
RT 02/ 02 Kelurahan Jombor, Bendosari, Sukoharjo. Beberapa barang yang dicuri yaitu uang tunai 9 juta, Hp
zenfone 2,3 juta, cincin emas putih 16 gram, satu buah gelang 16 gram, satu
buah kalung 7 gram, dan empat buah cincin 10 gram. Kerugian atas pencurian tersebut
kurang lebih sekitar 30 juta.
Kasus pencurian kembali sering terjadi di
masyarakat juga menjadi salah satu dampak dari pandemi virus corona ini. Banyak
masyarakat yang kehilangan pekerjaan, sehingga menyebabkan penghasilkan mereka
berkurang bahkan tidak ada penghasilan sama sekali. Oleh sebab itu, bagi mereka
mungkin cara yang mudah untuk menghasilkan uang yaitu dengan melakukan
pencurian.
Adanya kasus pada pencurian yang sering terjadi pada
akhir-akhir ini, banyak warga yang mengantisipasi dengan cara mengadakan ronda
bersama pada setiap malam. Ronda tersebut dilakukan oleh bapak-bapak. Biasanya
ronda dimulai ketika pukul 22.00-03.00 dini hari.

Komentar
Posting Komentar