Lebaran Online #DirumahAja
Oleh : Sekaringtyas Utamayanti
Lebaran atau Idulfitri menurut KBBI adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal setelah selesai menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan. Di Indonesia, lebaran biasanya menjadi tradisi untuk pulang kampung dan bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Ketika sanak saudara tidak berada di satu kota yang sama, lebaran merupakan salah satu kesempatan untuk berkumpul bersama. Namun, berbeda dengan lebaran tahun ini yang tidak bisa mudik ke kampung halaman dikarenakan adanya pandemi Covid-19.
Sholat Ied yang biasanya dilakukan di halaman Universitas Bangun Nusantara, sekarang hanya bisa dilakukan di komplek perumahan saja. Biasanya di hari pertama lebaran ada kakak saya di rumah, sekarang lebaran pertama hanya ada saya dan orang tua saja di rumah. Dikarenakan selama masa pandemi Covid-19, pemerintah melarang untuk pulang kampung dan menganjurkan untuk #DirumahAja. Saudara yang jauh, tidak bisa saling bertatap muka dengan kita.
Lebaran #DirumahAja
Meski tidak bisa tatap muka secara langsung, dengan adanya teknologi modern, kita bisa melakukan video call bersama keluarga. Teknologi ini sebagai ganti kerinduan. Dengan adanya video call, sejauh apapun keluarga kita, kita bisa merasakan kedekatan.
Trah Gondosardjanan yaitu trah keluarga dari Ibu saya. Biasanya suasana lebaran di desa kelahiran Ibu saya, Karangpandan, sangat ramai dengan kehadiran sanak saudara. Ada yang dari Jakarta, Bekasi, Sidoarjo, dan Semarang. Semua berkumpul disatu rumah joglo khas Jawa yang sangat sederhana. Namun lebaran yang selalu kami nantikan, kini berubah.
Foto Lebaran Tahun 2019
Foto Lebaran Tahun 2020
Jelas sekali berbeda. Berkumpul pada saat lebaran tahun ini hanya bisa dilakukan secara online. Bersilaturahmi secara online. Sedih, tetapi masih bersyukur. Sedih karena tidak bisa bersilaturahmi secara langsung namun bersyukur karena teknologi yang semakin hari semakin maju, saya bisa bersilaturahmi dengan keluarga besar melalui video call whatsapp.
Tetapi melalui video call whatsapp juga ada kendala. Ada keluarga saya yang di Jakarta tidak bisa bergabung melalui video call dikarenakan whatsapp yang belum diperbarui. Kenapa tidak diperbarui? Karena mungkin Pakdhe dan Budhe saya tidak tahu bagaimana cara untuk memperbarui, jadi tidak bisa ikut bergabung melalui video call.
Saling menyapa menjadi awal pembicaraan saya bersama keluarga. Lalu memanggil keluarga yang lain untuk bergabung dalam video call grup. Setelahnya, memulai untuk bermaaf-maafan.
"Minal Aidzin Wal Faidizin, mohon maaf lahir dan batin ya dulur-dulur" ungkap Bapak saya.
Setelah selesai bermaaf-maafan, lalu saya dan keluarga bercerita tentang banyak hal. Berbagi pengalaman selama masa pandemi ini, apa saja yang dilakukan selama #DirumahAja. Berbagi resep memasak. Berbagi firtah online juga. Hehehe. Bagi yang belum kerja, masih mendapatkan fitrah kok. Fitrah ditransfer melalui bank. Tidak masalah 😂
"Minal Aidzin Wal Faidizin, mohon maaf lahir dan batin ya dulur-dulur" ungkap Bapak saya.
Setelah selesai bermaaf-maafan, lalu saya dan keluarga bercerita tentang banyak hal. Berbagi pengalaman selama masa pandemi ini, apa saja yang dilakukan selama #DirumahAja. Berbagi resep memasak. Berbagi firtah online juga. Hehehe. Bagi yang belum kerja, masih mendapatkan fitrah kok. Fitrah ditransfer melalui bank. Tidak masalah 😂
Lebaran kali ini memang sangat berbeda. Tetapi tetap tidak mengurangi makna dari lebaran itu sendiri. Alhamdulillah. Lebaran online #DirumahAja masih bisa dilakukan bersama sanak saudara.



Komentar
Posting Komentar